Langsung ke konten utama

Kisah Adam Menurut Agama Samawi

Kisah Nabi Adam AS dan Hawa – Menurut Agama Samawi Adam beserta istrinya Hawa dipercaya sebagai manusia pertama di muka bumi ini. Dalam kisah Nabi Adam dan siti Hawa yang sering kita dengar yaitu bahwa nabi Adam dan Hawa dahulu hidup di surga. Namun karena keduanya melanggar larangan Allah “Memetik/memakan buah huldi” maka akhirnya mereka di usir dari surga dan diturunkan ke bumi. Dalam kisah tersebut diceritakan bahwa Nabi adam memetik buah huldi sebanyak 3 buah, yang 2 buah untuk Hawa dan sisanya buat Nabi adam sendiri. Setelah dimakan, lalu malaikat datang, menyumbat agar buah tersebut tidak masuk ke dalam perut Adam dan Hawa, yang kemudian buah tersebut mengganjal, kalau milik Siti Hawa/wanita didada yang disebut PD (buah dada), dan milik Nabi Adam/pria ada dileher yang disebut jakun. Itulah kisah singkat nabi adam yang sudah melekat di masyarakat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contoh Surat Kuasa Pengambilan Raport

Yang bertandatangan di bawah ini: Nama                           : Indah Santoso Tempat/tanggal lahir    : Surabaya, 11 Mei 1959 Alamat                         :  Jl. Kertajaya No. 21                                       Surabaya                                       Jawa Timur                                     Dengan ini memberi kuasa kepada: Nama                           : Budi Yanto Tempat/tanggal lahir    : Jakarta, 18 Agustus 1965 Alamat           ...

CONTOH SURAT PERJANJIAN INVESTASI PROFIT SHARING

SURAT PERJANJIAN INVESTASI PROFIT SHARING No. Kontrak: 007/INSTANFOREX/SAHAYA-INVESTA/VI/2012 Kami yang bertanda tangan di bawah ini: I.       Nama   Perusahaan : ....................................................................................             Alamat                         : ....................................................................................   .................................................................................... Telepon                      : .................................................................................... Bank account            : .................

HAKIKAT SHOLAT MENURUT SYEKH SITI JENAR

http://www.javalaw-bmg.blogspot.com Peliharalah shalatmu dan shalat wustha. Berdirilah untuk Allah (dalam shalat) yang khusyuk (QS Al. Baqarah / 2:238). Ini adalah penegasan dari Allah tentang kewajiban dan keharusan memelihara shalat, baik segi dzahir maupun batin dengan titik tekan khusyuk, kondisi batin yang mantap. Secara lahir, shalat dilakukan dengan berdiri, membaca Al-Fatihah , sujud, duduk dsb. Kesemuanya melibatkan keseluruhan anggota badan. Inilah shalat jasmani dan fisikal. Karena semua gerakan badan berlaku dalam semua shalat, maka dalam ayat tersebut disebut shalawaati (segala shalat) yang berarti jamak. Dan ini menjadi bagian pertama, yakni bagian lahiriah. Bagian kedua adalah tentang shalat wustha, yaitu yang secara sufistik adalah shalat hati. Wustha dapat diartikan pertengahan atau tengah-tengah. Karena hati terletak di tengah, yakni di tengah diri, maka dikatakan shalat wustha sebagai shalat hati. Tujuan shalat ini adalah untuk mendapatkan kedamaian dan ...