Dear Budi, Kamu pasti seorang lelaki yang tidak mengenaliku. Apa kah perlu? Nanti aku beritahu selanjutnya. Tapi aku mengenalmu dan seluruh keluargamu, semenjak duduk di bangku kelas I sekolah dasar. Aku tak pernah tahu apa margamu, dari mana kamu bersal atau dimana kamu tinggal. Yang pasti, kamu dan seluruh keluargamu sangat terkenal saat itu dan beberapa saat setelahnya. Nama kalian terpampang di buku-buku pelajaran Bahasa Indonesia. You Rocking Bud! You a re a legend from my childhood :) Bud, , , , Bolehkan aku menyapamu begitu? Bolehlah ya, ya, ya :’) [senyum paling manis] Akhir-akhir ini aku gelisah bahkan kemarin malam agak susah tidur. Ternyata setelah ditelusuri aku lupa makan, lapar! Aku berlari membeli nasi goreng plus telor ceplok segera di depan kos. Pada kertas koran yang membungkus nasi goreng nan berjasa itu, tercetak besar-besar namamu. Yah, namamu Budi! Aku langsung teringat buku-buku jaman itu, lalu kemudian kamu. Bagaimana kabarmu Bu...