Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label CERITA RAKYAT

Diskusi Misteri Nuswantara Jilid 2

Referensi diskusi tentang misteri sejarah Indonesia yang samar .. Kagem poro pinisepuh, para sahabat dan semuanya, mungkin topik yang saya sajikan ini sudahlah bukan hal baru lagi, kita semua tahu bahwa semua mata dunia tertuju pada hasil penelitian proffesor Arysio Santos seorang ahli geology dari Brazil, yang menyatakan bahwa misteri peradaban surga Atlantis yang di paparkan oleh Plato adalah Indonesia. Saya tertarik menjadikannya bahan diskusi, karena adanya seorang putra bangsa Indonesia sendiri yang mengkritisi penemuan ini, adalah Bapak Harry Truman Simanjuntak dari Pusat Arkeologi Nasional yang menyatakan… “Sayang sekali, kita sebenarnya menginginkan piramida dan atlantis itu ada di negeri ini,Tapi kenyataannya tidak ada bukti arkeologi, sehingga kita juga tidak ingin mengada-ada.” Menurut beliau, Santos menggunakan kajian geologi, paleogeografi, dan paleoiklim yang sangat terbatas, tidak menggunakan kajian arkeologi. Bahkan Santos belum pernah berkunjung ke Indones...

Akar Cerita Siapa Abu Nawas ?

Konon pada zaman Khalifah Harun Al Rasyid –salah satu khalifah Daulah Bani Abbasiyyah – hiduplah seorang pujangga yang bernama Abu Nuwas ( Abu Nawas ). Khalifah mempunya hubungan dekat dengan Abu Nuwas ini, sedangkan Abu Nuwas adalah seorang yang suka meminum minuman keras, bermain dengan wanita, mendengarkan musik, berjoget, dan berdansa, serta perbuatan lain semisalnya, sehingga khalifah pun banyak melakukan itu semua karena kedekatannya dengan Abu Nuwas. Kemasyhuran Kisah Ini Kisah ini sangat masyhur di negeri nusantara dan mungkin juga di berbagai belahan bumi Islam lainnya. Banyak komik yang ditulis, lalu dikonsumsi oleh semua kalangan yang menggambarkan bagaimana bejatnya perbuatan khalifah ini beserta teman karibnya Abu Nuwas. Sehingga kalau disebut di kalangan orang banyak tentang Harun Al Rasyid, maka yang terbetik dalam bayangan mereka adalah gambaran raja tanpa wibawa yang suka main musik dan wanita diiringi dengan minum khamr (minuman keras). Jarang sekali ...

Babad Alas Tanah Jawa, Cakrawala Nusantara

Menurut Suyono, dari karya Van Hien, menyebutkan bahwa keterangan terbaik mengenai keadaan geologi pulau Jawa dapat ditemukan  dalam tulisan kuno Hindu yang menyatakan bahwa Jawa sebelumnya adalah pulau-pulau yang diberi nama Nusa Kendang yang menjadi bagian dari India. Pulau ini merupakan hamparan dari beberapa pulau yang kemudian karena letusan gunung-gunung berapi dan goyangan dahsyat gempa bumi pulau-pulau itu bersatu. Babad itu menceritakan bahwa pada tahun 296 sesudah Masehi terjadi letusan gunung-gunung berapi yang berada di pulau itu, sehingga gunung yang semula ada menjadi hilang dan memunculkan gunung-gunung berapai yang baru. 148 tahun kemudian. Tepatnya pada 444 sesudah Masehi terjadi gempa bumi yang memisahkan Tembini, daerah bagian selatan pulau Jawa menjadi pulau tersendiri: Nusa Barung dan Nusa Kambangan. Tahun 1208 pulau Sumtera karena suatu musibah gempa juga terpisah dengan pulau Jawa. Begitu juga pada tahun 1254, Madura yang semula bernama Hantara menga...