Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2015

Keabsahan Dan Konsistensi Teori Keynes

Pada tahun 1920an inflasi menyusut dan Inggris menjadi sebuah negara yang mengalami fluktuasiekonomi dan priode pengangguran yang berkepanjangan. Melalui karyanya, ATreatise on Money (Keynes, 1971-89,vol. 5 dan 6) Keynes meneliti secara rinci hubungan antara uang, harga dan pengangguran. Keynes menunjuk hubungan antara investasi dan tabungan adalah factor utama penyebab terjadinya fluktuasiekonomi. Menurut Keynes, ketika orang menabung lebih banyak dibandingkan peruashaan yang berinvestasi, maka perusahaan akan mengalami kelebihan kapasitas produksi, sedangkan konsumennya barkurang, disislain apabila investasi melebihi yabungan, maka pengeluaran dalam perekonomian akan semakin banyak. Semua pengeluaran ini akan menyebabkan naiknya upah dan biaya produksi dan juga naiknya harga barang-arang yang dikonsumsi masyarakat, sehingga akan terjadi inflasi. Antara investasi dan tabungan merupakan dua kegiatan yang dilakukan oleh rumah pelaku ekonomi yang berbeda yajni rumah tangga

Perjalanan John Maynard Keynes, Ahli Ekonomi

John Maynard Keynes atau lebih kita kenal dengan nama Keynes lahir di Cambridge, Inggris, pada tahun 1883. Ayahnya adalah panitera di Universitas Cambridge dan seorang ahli ekonomi dan ahli filsafat terkemuka di universitas tersebut. Ibunya adalah seorang pegawai di Cambridge selama beberapa waktu. Keynes dididik di sekolah terbaik di Inggris- Eton and king’s College. Di Cambridge ia belajar sastra klasik, dan filsafat kepada G.E. moore, ilmu matematika kepada Alfred North Whitehead dan ilmu ekonomi kepada Alfred marshall. Keynes juga menjadi anggota kelompok eksklusif intelektual Cambridge, yang kemudian menjadi kelompok Bloomsbury. Termasuk dalam kelompok ini adalah tokoh-tokoh sastra dan seniman,seperti Virginia wool, E.M. Forster, dan Lytton Strachey. Setelah lulus Keynes mengikuti ujian British Civil Service dan mendapatkan skor tertinggi kedua dalam semua ujian. Hal ini membuat Keynes mendapatkan pilihan kedua diantara semua posisi pelayanan sipil yang tersedia. S